Bappedalitbang Banjarmasin Gelar Seminar Kesiapan Menjadi Penyangga IKN

Banuaterkini.com - Selasa, 14 Maret 2023 | 19:15 WIB

Post View : 21

Pembicara dalam Seminar Pengayaan Kajian Kesiapan Kota Banjarmasin sebagai Penyangga Ibukota Negara yang dilaksanakan oleh Bappedalitbang Kota Banjarmasin, (dari kiri ke kanan) MS Shiddiq, Ph.D, Prof Deasy Arisanti, dan Moderator Ignasisus R.P. Salan. Foto: LPPM ULM/Misbad.
images (4)

Laporan: Misbad l Editor: Ghazali Rahman

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pembangunan (Bappedalitbang) Kota Banjarmasin menggelar seminar kesiapan sebagai salah satu daerah penyangga Ibukota Negara (IKN) Nusantara.

Banjarmasin, Banuaterkini.com – Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Bappeda Komplek Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin bekerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) pada Selasa (14/03/2023) tersebut diikut sejumlah pemangku kebijakan di lingkungan Pemko Banjarmasin, 

Kepala Bappedalitbang Kota Banjarmasin, Ahmad Syauqi melalaui Kepala Bidang (Kabid) Litbang, Ignasius R.P Salan, menyebutkan kegiatan tersebut dimaksudkan untuk melihat berbagai potensi yang dapat dimainkan Kota Banjarmasin untuk berkontribusi pada IKN Nusantara yang berada di Penajam, Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim).

“Seminar ini untuk menggali berbagai kemungkinan dan peran yang bisa diambil Kota Banjarmasin sebagai salah satu daerah penyangga IKN,” kata Irnasius.

Seminar yang mengusung tema “Pengayaan Isu Kajian Kesiapan Kota Banjarmasin sebagai Penyangga Ibukota Negara (IKN)”. menghadirkan dua orang pembicara yaitu Dosen Pendidikan Geografi FKIP Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Prof Dr Deasy Arisanti M.Sc, dan Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia, MS Shiddiq, S.Ag, M.Si, Ph.D.

Prof Deasy dalam paparannya menyebutkan, keberadaan IKN PPU Kaltim membuka peluang yang cukup lebar bagi Banjarmasin dan daerah lainnya di Kalsel untuk berkontibusi positif bagi IKN.

Para peserta seminar Pengayaan Kajian Kesiapan Kota Banjarmasin sebagai Penyangga IKN, Selasa (14/03/2023). Foto: LPPM ULM/Misbad.

Dikatakan, Prof Deasy, ada banyak kesempatan yang bisa diambil Pemko Banjarmasin sebagai penyangga IKN. Salah satunya adalah menyiapkan sumberdaya manusia (SDM) yang memiliki keahlian tertentu sesuai kebutuhan IKN.

Baca Juga :  Paman Birin Sebut 4 Sahabat Suksesnya di Hadapan Peserta Muswil PMII Kalsel

Ditambahkannya, selain SDM, Kota Banjarmasin juga sebagai kota industri dan perdangan bisa menjadi pintu gerbang distribusi logistik dari Pulau Jawa ke IKN dan wilayah lainnya di Kalimantan.

“Sebagai kota satelit, Banjarmasin juga dapat mengambil peluang mengoptimalkan sektor pariwisata, sebab keberadaan IKN akan menyebabkan peningkatan urbanisasi, yang berdampak pada peningkatan angka kunjungan wisata ke daerah-daerah sekitar IKN, termasuk Kota Banjarmasin.  

Sementara itu, MS Shiddiq, Ph.D, menyoroti soal potensi lain yang bisa diambil Kota Banjarmasin dalam kaitannya dengan IKN. 

Shiddiq yang juga Ketua Umum jaringan Intelektual Muda Kalimantan (JIMKA) ini menyebutkan, sebagai warga Kalimantan, Banjarmasin memiliki banyak sekali SDM yang kompeten dan memiliki daya saing tinggi untuk berkiprah di IKN di semua sektor yang dibutuhkan.

“SDM Banjarmasin itu banyak yang kualifikasinya sangat dibutuhkan bagi proses pembangunan IKN,” ujar Shiddiq yang juga Konsultan Ahli Kementerian PPN/Bappenas RI ini. 

Ia juga menjelaskan, dari 15 fungsi IKN bagi daerah setidaknya Kota Banjarmasin memiliki kesempatan untuk berkiprah di sektor pendidikan, pariwisata, perdagangan-perniagaan, investasi dan pusat pertumbuhan ekonomi.

Shiddiq juga menyoroti daerah lainnya yang diuntungkan secara geografis seperti Kabupaten Tanah Bumbu, Kotabaru dan Tabalong, sehingga memiliki kesempatan yang lebih luas untuk berkontribusi pada IKN

“Daerah seperti Tabalong, Tanah Bumbu dan Kotabaru, kan berbatasan langsung dengan IKN, jadi daerah tersebut memiliki peluang lebih besar dibandingkan Banjarmasin untuk berperan dalam proses pengembangan IKN ke depan,” pungkasnya. 

Baca Juga :  Resmikan Jembatan Mali-mali, Gubernur: Menghemat Jarak Tempuh ke Hulusungai

Selain dihadiri sejumlah SKPD di lingkungan Pemko Banjarmaasin, hadir pada seminar tersebut perwakilan Kadin Banjarmasin, Himpikindo, PT Pelindo III Wilayah Kalsel, Bank Indonesia, Bappeda Provinsi Kalsel, Dinas Kominfo Kalsel, para pakar dari berbagai perguruan tinggi dan undangan lainnya.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

BANNER 728 X 90-rev
Apa yang bisa kami bantu?