Implemetasi Program Madinah Berseri, Pemkab Tanah Bumbu Gelar Adipura Lokal

Banuaterkini.com - Minggu, 30 April 2023 | 20:34 WIB

Post View : 20

Tim Penilaian Adipura Lokal Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu. Foto; BANUATERKINI/MC Kabupaten Tanah Bumbu.
images (4)

Laporan: Asriansyah l Editor: Ghazali Rahman

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Bumbu melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dalam waktu dekat bakal menggelar program Adipura lokal sebagai implementasi program Masyarakat Peduli Keindahan, Bersih, dan Lestari atau Madinah Berseri. 

Batulicin, Banuaterkini.com – Kepala DLH Tanah Bumbu, Rahmad Prapto Udoyo mengatakan, untuk itu pihaknya dalam waktu dekat ini akan melakukan verifikasi lapangan penilaian Adipura Lokal tersebut di seluruh wilayah Tanah Bumbu. 

“Sebagai tindaklanjut dari Adipura Lokal program Madinah Berseri yang di launching pada 9 Maret 2023, maka Tim Penilai Kabupaten terdiri dari internal DLH dan TP PKK Kabupaten akan melakukan verifikasi lapangan pada 2 – 9 Mei 2023,” kata Kepala DLH Tanbu Rahmad Prapto Udoyo dikutip dari mc.tanahbumbukab.go.id, Kamis (28/04/2023) lalu.

Rahmad yang didampingi Kabid Pengelolaan Sampah Limbah Bahan Beracun dan Berbahaya (PSLB3) Indah Maya Suryanti menjelaskan, bahwa pada tahun 2023 ini ada sebanyak 24 Desa/Kelurahan dari 12 Kecamatan yang diusulkan oleh masing-masing Kecamatan untuk mengikuti Adipura Lokal menuju Lingkungan yang Bersih, Indah, dan Nyaman (Akal Beriman).

Dikatakannya, indikator penilaian Adipura Lokal ini murni diadopsi dari kriteria yang ada di penilaian Adipura tingkat Nasional.

Tetapi, lanjut dia, penilaian tetap disesuaikan levelnya pada tingkat kabupaten dan memerlukan koordinasi lintas bidang di DLH mengingat dari indikator tersebut terdapat tupoksi masing-masing bidang.

Baca Juga :  Tahun 2024 Pemkab Tanah Bumbu Targetkan Stunting Turun Hingga 14 Persen

 

Lebih lanjut Rahmad memaparkan, objek penilaian terdiri dari 15 lokasi, masing-masing 14 lokasi fisik, dan 1 kriteria non-fisik.

Objek lokasi penilaian, kata dia, di setiap desa/kelurahan disesuaikan dengan karakteristik wilayah masing-masing, di antaranya perumahan atau pemukiman, jalan, pasar, pertokoan, perkantoran, sekolah, rumah sakit, puskesmas, puskesdes, posyandu, hutan desa, taman desa, bank sampah, dan lainnya.

Adapun agenda selanjutnya setelah rangkaian verifikasi lapangan, kata Rahmad, di pertengahan Mei, Tim akan kembali melakukan verifikasi hasil penilaian serta berkas pendukungnya.

Selanjutnya, imbuhnya, akan dilakukan rapat perumusan hasil untuk penetapan Desa/Kelurahan yang akan menerima penghargaan dengan beberapa kategori sesuai hasil skoring serta pertimbangan teknis lainnya.

“Rencananya penghargaan ini akan diserahkan pada saat peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati pada tanggal 5 Juni Tahun 2023,” ungkap Rahmad, dikutip Banuaterkini.com, Minggu (30/04/2023)..

Jadi, lanjutnya, rangkaian kegiatan Adipura Lokal ini diharapkan bisa selesai pada Juni 2023. Termasuk, kata dia, makna dan tujuan program ini dapat tersampaikan ke seluruh masyarakat. 

Meskipun, urainya, penerapannya tidak bisa secara langsung atau secara bertahap di semua Desa/Kelurahan karena beberapa kendala dan karakteristik wilayah yang berbeda satu dan lainnya.

Kegiatan ini juga sekaligus sebagai sarana sosialisasi dan pembinaan ke Desa/Kecamatan tentang bagaimana prinsip pengelolaan sampah sederhana dan upaya penghijauan. Sehingga harapannya di tahun mendatang perlahan-lahan ada peningkatan terhadap pemenuhan akan indikator tersebut dan tercipta budaya kebersihan yang menyeluruh, serta goal akhirnya adalah Tanah Bumbu yang lebih bersih dan hijau karena 2 hal ini adalah tujuan utama dari Program Adipura.

Baca Juga :  Bupati Zairullah Kunjungi Kecamatan yang Laksanakan Musrenbang 2023

Kemudian yang tak kalah pentingnya adalah, kesiapan Tanah Bumbu menjelang pemantauan dan penilaian Adipura Nasional yang diperkirakan dilaksanakan di bulan Agustus-September 2023 akan lebih baik lagi.

Diketahui, Program Madinah Berseri melalui Adipura Lokal ini adalah suatu program yang diadopsi dari sistem penilaian adipura nasional, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No P.76/MENLHK/SETJEN/KUM.1/10/2019 Tahun 2019 tentang Adipura. 

Tujuan program ini adalah untuk menilai komitmen dan keberhasilan kinerja pengelolaan lingkungan dalam hal kebersihan dan keteduhan skala desa/kelurahan di bawah koordinasi kecamatan.

Lebih lanjut Rahmad menjelaskan mengenai latar belakang program Adipura Lokal tersebut merupakan amanat Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar. 

Bupati, kata Rahmad, menilai bahwa selama ini penilaian Adipura Nasional untuk menilai kinerja daerah dalam mewujudkan kebersihan dan pengelolaan ruang terbuka (RTH) hanya terpusat pada perkotaan yaitu ibukota kabupaten saja.

Jadi, tambahnya, melalui program turunan yang dapat diimplementasikan sampai ke tingkat desa/kelurahan di Kabupaten Tanah Bumbu, diharapkan pengelolaan sampah di Bumi Bersujud ini bisa lebih baik lagi.

“Harapannya seluruh desa/kelurahan menerapkan kaidah-kaidah pengelolaan sampah secara baik, serta optimalisasi pengelolaan penghijauan skala desa, sehingga saat momen pemantauan dan penilaian adipura oleh tim pusat, kesiapan Kabupaten Tanah Bumbu juga akan lebih baik lagi,” ujar Rahmad.

Sementara pemilihan ikon Program Madinah Berseri melalui Adipura Lokal ini, tegas Rahmad, disesuaikan dengan motto dari Kabupaten Tanah Bumbu yaitu Bersujud “Bersih, Syukur, Jujur dan Damai”.

Baca Juga :  PT Arutmin Lakukan 2 Kajian untuk Tangani Pasca Longsor di Km 171

“Yaitu untuk “Mewujudkan masyarakat yang tulus dan ikhlas dengan kecerdasan dan keberanian untuk melakukan perubahan dalam rangka menciptakan Tanah Bumbu Bersih, Indah, dan Nyaman,” pungkasnya. 

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Berita Terkini

BANNER 728 X 90-rev

You cannot copy content of this page

Apa yang bisa kami bantu?