Melangitkan Doa, Warga Kampung Batuah Gelar Syukuran 1 Tahun “Tragedi 18 Juni”

Banuaterkini.com - Minggu, 18 Juni 2023 | 09:55 WIB

Post View : 148

Tampak Habib Faturahman Bahasyim, Habib Barakbah Surabaya, Habib Husin, dan sejumlah tokoh hadir acara syukuran "tragedi 18 Juni 2022". Foto: BANUATERKINI/Misbad
images (4)

Laporan: Misbad l Editor: Ghazali Rahman

Ratusan warga Kampung Batuah yang berlokasi di kawasan Pasar Batuah, Kelurahan Kuripan, Kecamatan Banjarmasin Timur melangitkan doa dengan menggelar syukuran “Tragedi 18 Juni” sekaligus pembacaan Manaqib Syekh Saman Al Madani, Sabtu (17/06/2023) malam tadi.

Banjarmasin, Banuaterkini.com – Diketahui, pada 18 Juni 2022, setahun silam, saat itu Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina, mengerahkan aparat gabungan dari berbagai kesatuan TNI, Polri dan Satpol PP, untuk melaksanakan penggusuran warga Kampung Batuah.

Saat itu, menurut penuturan Ketua Aliansi Warga Kampung Batuah, M Syahrian Noor, suasana psikologi warga tengah berkecamuk, panik, sedih dan takut bercampur aduk. 

Aparat Gabungan dari TNI dan Polri dikerahkan untuk mengawal rencana penggusuran yang dilakukan Pemko Banjarmasin Sabtu (18/06/2022). Foto: BANUATERKINI/Misbad.

Betapa tidak, ujar dia, warga histeris setelah berbulan-bulan sejak Januari 2022, saat warga mengetahui ada rencana Ibnu Sina, akan melakukan revitalisasi Pasar Batuah tanpa memberikan informasi apa-apa kepada warga, sampai kemudian Pemko Banjarmasin mengirimkan surat ultimatum dan puncaknya pengerahan aparat berseragam.

“Puncaknya pada 18 Juni 2022 lalu, saat itu suasana sangat mencekam, warga yang panik sudah menyiapkan berbagai peralatan untuk melakukan perlawanan. Warga seolah tak diberikan pilihan lain selain melawan rencana penggusuran rumah dan aset warga yang sudah dihuni 40 tahunan,” ungkap Syahrian kepada Banuaterkini.com, Sabtu (17/06/2023) malam.

Baca Juga :  Prestasi, Tahun 2022 Kejati Kalsel Selamatkan Uang Negara Hingga Rp22 Miliar Lebih

Dikatakannya, dirinya dan warga akhirnya bisa bernafas lega sekaligus memanjatkan syukur. Sebab, rencana penggusuran tersebut tidak terjadi. 

Semua, kata dia, bukan saja karena dukungan banyak pihak mulai dari para advokat, lembaga Ansor, aktivis LSM, tokoh masyarakat dan tokoh agama yang bersatu membela warga Kampung Batuah yang sedang tak berdaya. 

Tapi, lanjut dia, semua berkat izin dari Allah Tuhan yang Maha Merekayasa, sehingga arogansi kekuasaan dan kesewenangan penguasa tidak terlaksana.

“Atas izin Allah dan juga dukungan banyak pihak, sehingga hingga hari ini Kampung Batuah masih ada,” ujar dia.

Ratusan Warga Kampung Batuah bergabung bersama sejumlah tokoh dan aktivis melaksanakan syukuran selamat dari Tragedi 18 Juni 2022 saat hendak digusur Pemko Banjarmasin. Foto: BANUATERKINI/ Misbad.

Oleh sebab itulah, sambungnya, sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah dan terima kasih kepada banyak pihak yang mendukung perjuangan warga, pihaknya melaksanakan kegiatan malam hari itu  sekaligus diisi dengan tausiah dan Manaqib Syekh Saman Al Madani.

Sementara itu, Tuan Guru H Mahyuni Nafiah dalam tausiahnya mengajak warga Kampung Batuah untuk tidak henti-hentinya bersyukur kepada Allah SWT yang telah mengabulkan doa mereka.

Sehingga, kata dia, hingga saat ini warga Kampung Batuah masih bisa tinggal di tempat tersebut.

“Semua atas berkat rahmah dan karunia Allah,” ujarnya.

Kalau mengingat peristiwa 18 Juni 2022 yang sangat mengerikan dan sangat mencekam kala itu, ucapnya, ditambah menyaksikan pasukan berseragam lengkap, yang seolah hendak membongkar paksa Kampung Batuah, maka wajarlah jika warga menggelar acara syukuran.

Baca Juga :  Kapolri Bakal Tindak Tegas para Pengimpor Pakaian Bekas

Tuan Guru Mahyuni juga mengakui, berkat warga rajin menggelar pengajian dan doa-doa kepada Allah melalui kegiatan “Mengetuk Pintu Langit”, Allah mengabulkannya dengan mengirimkan para malaikat Allah dalam bentuk dukungan para aktivis, ulama, para habaib termasuk aktivis pergerakan dari kampus UIN Antasari Banjarmasin.   

Pantauan Banuaterkini.com, tampak hadir dalam kegiatan malam tadi sejumlah tokoh agama seperti Habib Faturrahman Bahasyim, Habib Ibrahim Barakbah dari Surabaya, Habib Farid Husin Ba’bud, dan Guru Besar Fakultas Hukum ULM Banjarmasin Prof Hadin Muhjad.

Tampak pula hadir Aktivis LSM Badrul Ain Sanusi, Mardian Jafar, Ketua Umum Ansor Kalsel, Yusuf Ramadhan, Misbah, Ghazali Rahman HM Dulman, H Romansyah Baderun dan sejumlah undangan lainnya dari berbagai kalangan.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Berita Terkini

BANNER 728 X 90-rev

You cannot copy content of this page

Apa yang bisa kami bantu?