Gegara Jembatan hanyut, Warga Desa Alat Hantakan Putar Jalan Satu Kilometer

Banuaterkini.com - Minggu, 10 Desember 2023 | 14:50 WIB

Post View : 49

Puing jembatan darurat yang hanyut karena terdampak banjir akibat hujan di Desa Alat (sekitar 177 km utara Banjarmasin) Kecamatan Hantakan pinggiran Pegunungan Meratus Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, Minggu (10/12/2023). Foto: BANUATERKINI/ANTARA/Dokumen Pribadi.

Laporan: Misransyah Baderun

Pasca jembatan putus dan hanyut diterjang banjir bandang, warga Desa Alat Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah harus berjalan memutar sekitar satu kilometer untuk melakukan aktivitas dari dan menuju desa tersebut.

Barabai, Banuaterkini.com - Menurut Ketua Posko Meratus Hantakan Kasman Susanto di Hantakan, jembatan darurat tersebut hanyut akibat diterjang banjir setelah hujan berintensitas tinggi, Kamis (07/12/2023) lalu.

Seperti dikutip dari Antaranews.com, Kasman menuturkan bahwa pemerintah daerah setempat sedang membangun jembatan permanen sebagai upaya menunjang kelancaran lalu lintas warga Desa Alat Kecamatan Hantakan maupun wilayah Meratus.

"Pembangunan jembatan permanen sudah hampir selesai, tapi karena cuaca sehingga mengalami keterlambatan pekerjaan," ujar pemuda Dayak Meratus Hantakan tersebut.

Kasman mengungkapkan jembatan darurat tersebut sudah 13 kali hanyut atau putus akibat banjir saat musim hujan.

"Namun warga swadaya membangun kembali jembatan darurat guna memudahkan akses jalan penghubung," ucap Kasman.

Diketahui, musibah banjir besar sempat melanda wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) dan beberapa daerah di Provinsi Kalimantan Selatan pada Januari 2021.

Dampak banjir tersebut termasuk kategori cukup parah sepanjang sejarah banjir yang melanda Provinsi Kalimantan Selatan.

Halaman:

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Berita Terkini

BANNER 728 X 90-rev