Disbun Kaltim Ajak Petani Hindari Penggunaan Pertisida

Banuaterkini.com - Senin, 12 Juni 2023 | 08:57 WIB

Post View : 4

Petani dianjurkan untuk mulai mengurangi penggunaan pertisida, karena dianggap banyak bedampak negatif pada lingkungan maupun makhluk hidup. Foto: BANUATERKINI/Ilmu Budaya.

Laporan: Masri l Editor: Ghazali Rahman

Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengajak para petani untuk menghindari penggunaan pestisida dan mulai menerapkan pengendalian organisme pengganggu tanaman secara alami.

Samarinda, Banuaterkini.com - Menurut Kepala UPTD Pengembangan Perlindungan Tanaman Perkebunan (P2TP) Disbun Kaltim Sopian mengajak para petani menggunakan agen pengendali hayati dengan memanfaatkan mahkluk hidup di sekitar perkebunan.

Saat memberikan pelatihan kepada para para petani Desa Karang Jenawi, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, Minggu (11/06/2023), Sopaian mengungkapkan, bahwa sejumlah binatang, seperti predator parasitoid, patogen serangga, antagonis patogen tumbuhan bisa dimanfaatkan untuk pengendali organisme pengganggu tanaman perkebunan.

"Saat ini masih banyak petani kebun yang menggunakan pestisida sintetis dalam pengendalian organisme pengganggu tumbuhan (OPT)," kata Sopian saat memberikan pelatihan kepada para petani di Penajam Paser Utara, dikutip Banuaterkini.com, Senin (12/06/2023).

Dikutip dari Antaranews.con, Sopian mengungkapkan, penggunaan bahan kimia tersebut selain membutuhkan biaya lumayan, juga mengakibatkan timbulnya beberapa masalah yang kurang menguntungkan, di antaranya timbul resistensi terhadap tanaman dan pencemaran lingkungan.

"Kami sarankan kepada para petani untuk lebih bijaksana dalam pengendalian OPT, yakni dengan menggunakan musuh alami atau dengan istilah agen hayati, karena dengan biaya yang murah namun tidak menimbulkan dampak pada lahan," kata Sopian.

Ia menjelaskan agen pengendali hayati merupakan organisme yang dapat dipergunakan untuk pengendalian  hama dan penyakit tanaman.

"Pada pelatihan ini, kami melatih para petani memperbanyak agen pengendali hayati Trichoderma atau jamur yang digunakan sebagai fungisida," kata dia. 

Halaman:

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Berita Terkini

BANNER 728 X 90-rev