Inggris Dukung IKN sebagai Kota Dunia untuk Semua

Banuaterkini.com - Senin, 26 Februari 2024 | 15:10 WIB

Post View : 28

Kunjungan delegasi Pemerintah Kerajaan Inggris ke IKN di Kalimantan Timur. Foto: BANUATERKINI/ANTARA/Humas Otorita IKN/am.

Pemerintah Kerajaan Inggris memberikan dukungnan agar Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) bisa menjadi kota netral karbon yang tidak saja membanggakan yang membanggakan seluruh rakyat Indonesia tetapi juga membanggakan masyarakat dunia.

Jakarta, Banuaterkini.com - Duta Besar Britania Raya untuk Indonesia, Dominic Jermey, menyampaikan hal itu saat dirinya berdama delegasi Pemerintah Kerajaan Inggris bertandang ke IKN di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. 

“Semoga dengan adanya kunjungan ini, Indonesia dan Inggris dapat bekerja sama membangun IKN ke depannya menjadi kota netral karbon yang tidak hanya dibanggakan oleh Indonesia, tapi juga masyarakat dunia,” Dominic Jermey, Minggu (26/02/2024).

Diketahui, Kedeputian Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam (LHSDA) OIKN menerima kunjungan Duta Besar Britania Raya untuk Indonesia, Dominic Jermey dan Second Permanent Under Secretary at the Foreign, Commonwealth and Development Office (FCDO), Nick Dyer, beserta jajaran.

Kunjungan tersebut merupakan dalam rangka melihat pembangunan IKN dengan konsep Kota Hutan dan Kota netral karbon. 

Deputi bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam OIKN Myrna Asnawati Safitri mengajak delegasi pemerintah Inggris untuk mengunjungi IKN. 

Kunjungan pertamanya adalah melihat penerapan urban farming hidroponik di salah satu greenhouse. Sebagai salah satu upaya IKN untuk mewujudkan Net Zero Strategy, Otorita IKN menargetkan 10 persen luas IKN sebagai kawasan ketahanan pangan yang modern dan efisien, serta resilien iklim.

Setelah dari greenhouse, delegasi berkesempatan untuk berdialog langsung dengan para petani yang tergabung dalam Asosiasi Petani Ibukota.

Dalam dialog, mengemukakan keinginan petani untuk terus belajar pertanian yang ramah lingkungan. Rintisan pertanian regeneratif yang resilien terhadap perubahan iklim mulai dilakukan di IKN.

Halaman:

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Berita Terkini

BANNER 728 X 90-rev