Gawat! Diduga Pelanggaran Pemilu di Kuala Lumpur Libatkan orang Luar

Banuaterkini.com - Rabu, 28 Februari 2024 | 20:01 WIB

Post View : 10

Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja di Kantor Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Jakarta, Rabu (28/02/2024). Foto: ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi.

Dugaan pelanggaran atau kecurangan pada Pemilu 2024 tak hanya terjadi di dalam negeri. Pada Pemilu yang digelar di sejumlah negara juga terjadi pelanggaran. Gawatnya, pelanggaran tersebut dilakukan oleh pihak luar, seperti yang terjadi pada Pemilu di Kuala Lumpur, Malaysia.

Jakarta, Banuaterkini.com - Dugaan tersebut disampaikan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Rahmat Bagja, yang menyebutkan adanya potensi pelanggaran dalam proses pemilu yang terjadi di Kuala Lumpur, Malaysia. 

Ironisnya, pelanggaran tersebut diduga melibatkan sejumlah orang selain panitia pemilihan luar negeri (PPLN) yang bertugas di wilayah tersebut.

Namun, Rahmat Bagja belum menyebutkan secara perinci siapa pihak luar tersebut.

Dia akan melakukan penjelasan lebih lanjut setelah peninjauan terhadap pemungutan dan penghitungan suara di Kuala Lumpur selesai.

"Potensi pelanggaran yang terjadi, dan ini diduga melibatkan PPLN, juga beberapa orang di luar PPLN," kata Rahmat Bagja di Kantor Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Jakarta, Rabu (28/02/2024).

Seperti dikutip dari Antaranews.com, Rahmat mengaku telah meminta petugas panitia pengawas pemilu (panwaslu) di Kuala Lumpur untuk bekerja sebaik-baiknya dan merekomendasikan perbaikan dalam penyelenggaraan pemungutan suara ulang (PSU).

Menurut dia, ada banyak persoalan yang menjadi catatan pihaknya terkait dengan penyelenggaraan pemilu di Kuala Lumpur.

Bahkan, dia memandang harus ada pembenahan dan perbaikan sistem penyelenggaraan pemilu di luar negeri, khususnya di Kuala Lumpur.

Halaman:

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Berita Terkini

BANNER 728 X 90-rev