Pertamina Bakal Luncurkan BBM Ramah Lingkungan Bulan ini

Banuaterkini.com - Kamis, 8 Juni 2023 | 15:13 WIB

Post View : 56

Laporan: Ariel Subarkah l Editor: Ghazali Rahman

PT Pertamina (Persero) rencananya bakal meluncurkan produk baru berupa bahan bakar minyak atau BBM jenis Bioetanol pada bulan ini. Bioetanol diklaim sebagai bahan bakar ramah lingkungan.

Jakarta, Banuaterkini.com - Dikabarkan BBM jenis ini merupakan campuran Pertamax (RON 95) dengan etanol sebanyak 5 persen.

Direktur Utama (Dirut) Pertamina Nicke Widyawati mengatakan bioenergi tersebut diluncurkan untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.

Dikutip dari tempo.co, Nicke mengatakan bahwa Pertamina memandang transisi energi bukan sekedar untuk menurunkan emisi, tetapi juga mewujudkan kemandirian energi berbasis sumber daya alam yang dimiliki Indonesia.

"Jadi nanti Pertamina bulan ini, mau launching produk baru, yaitu Bioetanol. Jadi Pertamax kita campur dengan etanol," kata Nicke saat konferensi pers di Grha Pertamina, Jakarta, Selasa (06/06/2023).

Meski begitu, Nicke tidak menjelaskan secara gamblang kapan peluncuran tersebut akan dilakukan. "(Waktu peluncuran Bioetanol) belum ditentukan," ujar dia.

Sementara itu, Vice President Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso menjelaskan peluncuran Bioetanol akan digelar setelah proses perizinan ke pemerintah selesai dilakukan.

"Kita sekarang sedang proses melakukan pengajuan izin. Kalau sudah ada izinnya, sudah dinyatakan boleh dikomersialisasikan, baru kita akan launching," jelas Fadjar usai konferensi pers, dikutip Banuaterkini.com, Kamis (08/06/2023).

Sebelum produk Bioetanol diluncurkan, kata dia, Pertamina memastikan bahan bakar tersebut telah dinyatakan lolos uji coba kendaraan dan uji jalan. Uji coba telah dilakukan di Surabaya, Jawa Timur. Ke depan, Pertamina berharap produk Bioetanol akan bisa diuji coba di wilayah lain.

"Tentu ke depan harapannya bisa di kota lainnya, tapi sementara di Surabaya dulu," ujar Fadjar.

Bioetanol merupakan bahan bakar dari campuran Pertamax dengan etanol 5 persen. Fadjar menuturkan, produk tersebut akan memiliki kandungan oktan lebih besar dari Pertamax.

Namun, dia tak mau menjelaskan berapa RON Bioetanol nantinya. Adapun harga Bioetanol juga masih belum ditentukan.

Sementara itu, menukil laman resmi Kementerian ESDM, Bioetanol adalah program yang pernah diluncurkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada November 2022. Program Bioetanol Tebu tersebut diluncurkan untuk mendorong ketahanan energi.

Jokowi berharap program bioetanol dapat berjalan sesuai rencana, dimulai dari bioetanol 5 persen (E5) pada BBM, lalu meningkat E10, E20 dan seterusnya.

Program Bioetanol Tebu untuk Ketahanan Energi diproyeksikan bisa menjadi solusi peningkatan jumlah produksi bioetanol nasional dari 40 ribu kiloliter pada 2022 menjadi 1,2 juta kiloliter pada 2030. Selain itu, menjadi potensi campuran BBM jenis minyak bensin.

Hal tersebut berdasarkan studi yang dilakukan di Brasil, yakni energi yang dihasilkan dari 1 ton tebu setara dengan 1,2 barrel crude oil.

Halaman:

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Berita Terkini

BANNER 728 X 90-rev