Terganggu Dengar Suara Lomba HUT RI, Oknum Anggota TNI AU Acungkan Parang ke Warga

Banuaterkini.com - Sabtu, 19 Agustus 2023 | 10:55 WIB

Post View : 248

Tangkapan layar video diduga oknum TNI AU mengamuk saat digelar lomba dalam rangka HUT Kemerdekaan RI di Palembang. Foto: Detik/Istimewa.

Laporan: Ariel Subarkah l Editor: Ghazali Rahman

Seorang oknum TNI AU viral mengamuk sambil mengacungkan parang saat lomba HUT RI di Palembang, Sumatera Selatan.

Palembang, Banuaterkini.com - Video oknum anggota TNI AU yang mengamuk itu viral di media sosial. Di video yang beredar menunjukkan warga heboh karena ada seorang pria tersebut mengamuk membawa senjata tajam jenis parang.

Pria yang disebut sebagai oknum TNI itu diduga mengamuk karena tak terima suara berisik saat anak-anak yang sedang mengikuti lomba peringatan HUT Kemerdekaan RI.

Dikutip dari detikSumbagsel, Jumat (18/08/2023), dalam video yang beredar itu, tampak warga sedang nonton acara perlombaan memperingati HUT ke-78 RI heboh lari berhamburan.

Warga berhamburan lantaran menghindari amukan seorang oknum TNI yang mengibas-ngibaskan senjata tajam.

"Tentara ngamuk-ngamuk pakai sajam atau parang panjang karena tidak mau dengar suara bising atau suara musik speaker dalam rangka lomba anak-anak merayakan Hari Kemerdekaan 17an, lokasi 36 Ilir," tulis pengunggah dalam narasinya.

Kompol Wira menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (15/08/2023) di wilayah permukiman padat penduduk di Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II, Palembang.

"Jadi di rumah itu tuh ada bapaknya anggota TNI Kodim, ibunya dan anaknya ini perempuan. Suaminya ini yang anggota TNI AU di Jakarta. Sebelum warga mengamuk kemarin, kejadian serupa pernah terjadi, namun saat itu sudah dimediasi," kata Kompol Wira dilansir detikSumbagsel, Jumat (18/08/2023).

Menurut keterangan RT setempat, keluarga itu memang tidak suka dengan suara berisik.

Berhubung di lokasi tersebut ada lomba memperingati HUT ke-78 RI, warga bersama RT setempat meminta pengertian dan toleransi ke keluarga tersebut selama tiga hari untuk melaksanakan kegiatan perlombaan.

"Pada saat pertemuan dulu intinya keluarga ini tidak terlalu suka dengan suara berisik. Namun, karena berhubung ada lomba 17-an masyarakat ini termasuk dari bu RT minta toleransi tiga hari, speaker yang dipakai juga bukan speaker besar, tapi speaker aktif kecil," jelas dia.

Pada sore hari, kata Wira, tiba-tiba menantu pemilik rumah yang merupakan oknum TNI tersebut keluar rumah dan marah-marah ke warga dan menendang speaker aktif itu sampai jebol.

"Udah gitu, warga yang sedang lomba kemudian tak terima dan ramai-ramai mendatangi rumah itu. Terus dia (oknum) masuk ke dalam rumahnya mengambil parang dan ngacungi ke warga seperti video viral itu," terang dia.

Halaman:

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Berita Terkini

BANNER 728 X 90-rev