Diduga Hasil Kejahatan, Polisi Sita Kafe Beluga dan Restoran Shanghai Palace

Banuaterkini.com - Selasa, 12 September 2023 | 21:46 WIB

Post View : 191

Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel AKBP Ernesto Saiser, saat Konferensi pers secara virtual dengan Mabes Polri, di depan Hotel Mentaya In Banjarmasin, Beluga Cafe and Lounge serta Sanghai Palace, Selasa (12/09/2023). Foto: BANUATERKINI/Misbad/Diq

Laporan: Misbad

Kafe Beluga dan Restoran Shanghai Palace akhirnya disita polisi lantaran diuga aset hasil kejahatan jaringan internasional bidang narkotika dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Banjarmasin, Banuaterkini.com - Selain Beluga polisi juga menyita Hotel Mentaya Inn yang berada dalam satu bangunan dengan kedua tempat tersebut.

Polisi menyebutkan sejumlah aset tersebut diduga merupakan hasil dari jaringan organisasi kejahatan internasional Transnational Organized Crime (TOC), Fredy Pratama alias Miming.

Terungkapnya jaringan kejatan lintas negara tersebut merupakan hasil kerjasama lintas kepolisian berbagai negara, yaitu Mabes Polri dengan Royal Police Malaysia, Royal Thai Police, US-DEA atau polisi narkotika Amerika dan lembaga lainnya.

Pengungkapan tersebut disampaikan Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel AKBP Ernesto Saiser, saat Konferensi pers secara virtual dengan Mabes Polri, di depan Hotel Mentaya In Banjarmasin, Beluga Cafe and Lounge serta Sanghai Palace, Selasa (12/09/2023).

Menurut Ernesto, di Kalsel ada 14 aset tidak bergerak berupa bangunan dan tanah,  sedangkan aset bergerak berupa empat mobil mewah dan satu motor besar yang berhasil disita.

Jika diuangkan, kata dia, total aset tidak bergerak tersebut mencapai angka Rp41 miliar lebih, sedangkan aset bergerak mencapai angka Rp2 miliar lebih. 

"Jadi, kalau ditotal nilai aset yang disita mencapai angka sebesar Rp43 miliar 930 juta rupiah," ungkapnya.

Halaman:

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Berita Terkini

BANNER 728 X 90-rev