Prihatin Nasib Warga Pasar Batuah, Doa Habib Farid: Lembutkanlah Hati Para Penguasa

Redaksi - Jumat, 27 Mei 2022 | 13:33 WIB

Post View : 1


Suasana khusyuk acara Haul ke-11 Al Habib Agil bin Ahmad bin Syahab, Kamis (26/05/22) malam. 

Editor: Misbad/M/DQ

Banyak tokoh yang merasa prihatian dengan persoalan antara warga Pasar Batuah dengan Pemko Banjarmasin. Salah satunya disampaikan Al Habib Farid Ba'bud dalam bentuk doa. 

BANJARMASIN, BANUATERKINI.com – Merasa prihatin terhadap persoalan yang sedang dihadapi warga Pasar Batuah, Jalan Manggis, Kelurahan Kuripan, Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin, Habib Farid Ba'bud mendoakan agar warga Pasar Batuah terhindar dari rencana jahat yang akan menyengsakan umat.

"Ya Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, lembutkanlah hati para penguasa agar menjadi penyejuk hati bagi kaumnya. Ya Allah yang Mahakuasa, Selamatkanlah Kampung Batuah dari rencana jahat yang akan menyengsarakan kehidupan umat," demikian sebagian sisipan doa yang dipanjatkan Al Habib Farid Ba'bud, Kamis malam Jum’at (26/05/22).

Habib Farid Ba’bud, memimpin doa dalam acara Haul ke-11 Al Habib Agil bin Ahmad bin Syahab di kediaman Habib Syarif Ali bin Al Habib Agil Syahab  pimpinan Majlis Ta'lim Al Musytaqun, Jalan Manggis Gang Janar Putih RT 13 Kampung Batuah, Kelurahan Kuripan, Kecamatan Banjarmasin Timur, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.


Selain jamaah pengajian rutin setiap malam Jumat yang diasuh olah Al Habib Syarif bin Al Habib Agil Syahab, hadir dalam acara haul tersebut ratusan jemaah yang datang dari berbagai daerah.

Salah seorang tokoh agama warga Kampung Batuah, yang juga hadir pada acara haul tersebut, H. Anang Syarwani, kepada wartawan BanuaTerkini.Com menuturkan, merasa sangat terharu mendengar pembacaan doa yang dipimpin Habib Farid Ba'bud.

“Ini membuktikan bahwa banyak pihak yang juga ikut prihatin dan mendoakan yang terbaik untuk warga Kampung Batuah,” ujarnya.

Sementara itu, Ustadz H. Jamaludin dalam tausiahnya pada acara haul ke 11 Al Habib Agil bin Habib Ahmad bin Habib Syahab mengingatkan agar umat lebih banyak mengingat mati, zikrul maut, agar hidup bahagia dunia akhirat, pesannya.

"Ciri-ciri seorang hamba akhir hayatnya mendapatka husnul khatimah, sudah tergambar dalam perilaku kehidupannya sehari-hari. Seorang hamba yang selalu mentaati segala yang diperintahkan Allah dan menjahi segala yang dilarangnya memiliki potensi lebih besar di akhir hayatnya husnul khatimah," imbuhnya.

Di tempat terpisah, salah seorang tokoh kampung Batuah lainnya, H. Mahlian menimpali, bahwa salah satu ciri husnul khatimah dari seseorang adalah kemampuannya mempertahankan hak hidup dan hak harta bendanya dari orang jahat, sehingga apabila dia meninggal karena itu ia mati syahid," ujar H. Mahlian.

Mahlian mengutip pesan hikmat dari buku "Jangan Takut Mati Bila Husnul Khatimah" karya Ahmad Zacky El-Shafa.

Dalam buku itu disebutkan beberapa karakter yang menandakan bahwa seorang meninggal dalam kondisi baik atau husnul khatimah, yaitu: 1. Mengucapkan kalimat syahadat, 2. Berkeringat di dahi, 3. Berpulang pada hari Kamis malam Jumat, 4. Diberi anugrah mati syahid, 5. Meninggal saat melahirkan dan 6. Mempertahankan diri dan harta dari perampok.

 

Baca Juga :  Bupati Saidi Mansyur Gelar 'Banjar Bershalawat" Bersama Habib Syech 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Berita Terkini

BANNER 728 X 90-rev