Presiden Jokowi Resmiikan LRT berbiaya Rp32,6 Triliun

Banuaterkini.com - Selasa, 29 Agustus 2023 | 09:52 WIB

Post View : 17

Presiden Joko Widodo meresmikan moda transportasi kereta api ringan Lintas Rel Terpadu (LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek) di Stasiun LRT Cawang, Jakarta Senin (28/08/2023). Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Laporan: Ariel Subarkah

Pesiden Jokowi meresmikan moda transportasi kereta api ringan Lintas Rel Terpadu (LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek) yang dibiayai dengan anggaran sebesar Rp. 32,6 triliun.

Jakarta, Banuaterkini.com - Peresmian dilaksanakan di Stasiun LRT Cawang, Jakarta pada Senin (28/08/2023. LRT sepanjang 41,2 kilometer tersebut dibangun dengan menghabiskan anggaran Rp32,6 triliun.

“Hari ini alhamdulillah LRT juga sudah siap dioperasikan, baik yang dari Harjamukti di Cibubur dan dari Bekasi ke Jakarta sepanjang 41,2 kilometer dan menghabiskan anggaran Rp32,6 triliun,” kata Presiden Jokowi dikutip dari laman presidenri.go.id.

Kehadiran LRT ini, kata Jokowi, melengkapi deretan moda transportasi massal yang dibangun oleh pemerintah di ibu kota dan sekitarnya setelah Moda Raya Terpadu (MRT), Kereta Rel Listrik (KRL), TransJakarta, hingga kereta bandara.

Presiden Jokowi berharap dengan hadirnya moda-moda transportasi massal tersebut, masyarakat bisa beralih dari transportasi pribadi ke transportasi massal sehingga bisa mengurangi kemacetan di ibu kota dan sekitarnya.

“Kita selalu masuk sebagai 10 besar kota yang termacet di dunia. Setiap hari masuk 996 ribu kendaraan ke Jakarta setiap harinya. Oleh sebab itu, macet, polusi juga selalu ada di Jakarta," ujar Presiden.

Oleh sebab itu, kata Jokowi, mengapa perlu dibangun MRT, LRT, KRL, TransJakarta, BRT, kereta bandara agar masyarakat bisa beralih dari transportasi pribadi ke transportasi massal.

Meskipun demikian, Presiden Jokowi mengaku bahwa mengalihkan masyarakat ke transportasi massal memang tidak mudah.

Halaman:

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Berita Terkini

BANNER 728 X 90-rev