Tim SAR Evakuasi 11 Warga Dulipali setelah Kenaikan Status Lewotobi

Banuaterkini.com - Rabu, 10 Januari 2024 | 07:28 WIB

Post View : 3

Tim SAR Gabungan evakuasi warga rentan Desa Dulipali ke posko pengungsian di Kecamatan Wulanggitang, Flores Timur, NTT pasca kenaikan status Gunung Lewotobi Laki-laki, Rabu (10/1/2024) dini hari. Foto: BANUATERKINI/ ANTARA/Fransiska Mariana Nuka.

Laporan: Ariel Subarkah

Tim SAR Gabungan Pos SAR Bencana Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kecamatan Wulanggitang, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengevakuasi 11 warga Desa Dulipali yang masih bertahan setelah kenaikan status gunung menjadi Level IV atau Awas.

Wulanggitang, Banuaterkini.com - Menurut Koordinator Operasi Basarnas Gunung Lewotobi Laki-laki, Yudha Pradana Putra, pihaknya berhasil mengevakuasi sejumlah warga Wulanggitang, Flores, Rabu (10/01/2024) dini hari tadi.

"Kami evakuasi malam hari, ada orang tua dan usia rentan kurang lebih enam orang, lalu bapak-bapak ibu sekitar empat orang, anak satu orang," kata Yudha Pradana Putra, Rabu. 

Seperti dikutip dari Antaranews.com, Tim SAR Gabungan melakukan proses evakuasi setelah koordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki. 

Pos pengamatan memberi rekomendasi agar desa tersebut harus dikosongkan karena menjadi desa paling terdampak erupsi magmatik pada Rabu dini hari.

Secara umum, menurut Yudha warga desa itu telah melakukan evakuasi mandiri karena melihat dampak dari erupsi yang terjadi terus menerus. Namun, masih ada 11 warga yang memilih bertahan di sana.

Yudha menyebut proses evakuasi 10 warga Desa Dulipali dapat berjalan dengan lancar, sedangkan satu warga rentan yang merupakan tuan tanah tidak bersedia meninggalkan rumah yang ia tempati.

Oleh karena itu, upaya untuk mengevakuasi orang tua lanjut usia (lansia) itu dilakukan sebanyak dua kali.

Halaman:

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Berita Terkini

BANNER 728 X 90-rev
Apa yang bisa kami bantu?