Usai Kalahkan Portugal 1-0, Regragui: Itu Hasil Kerja Keras Bukan Keajaiban

Banuaterkini.com - Kamis, 15 Desember 2022 | 12:45 WIB

Post View : 14

Portugal akhirnya tersingkir dari Piala Dunia 2022 setelah kalah lawan Maroko 0-1. Foto: Antara /REUTERS/Suhaib Salem/wsj.
images (4)

Editor: Ariel Subarkah

Pelatih timnas Maroko Walid Regragui (tengah) berselebrasi dengan anak asuhnya usai menang melawan Portugal pada babak perempat final Piala Dunia Qatar 2022 di Stadion Al Thumama, Doha, Qatar, Sabtu (10/12/2022) lalu.

Doha, Banuaterkini.com  – Pelatih tim nasional Maroko Walid Regragui menegaskan bahwa dirinya tidak mau menganggap kemenangan 1-0 melawan Portugal dalam laga perempat final Piala Dunia 2022 sebagai sebuah keajaiban.

Dikutip dari Antaranews.com, Regragui mengatakan, kemenangan di Stadion Al Thumama, Doha, Qatar, Sabtu malam itu, merupakan buah kerja keras para pemain Maroko yang tak gentar menghadapi Portugal yang di atas kertas lebih diunggulkan karena kualitas komposisi skuadnya.

“Ini bukan keajaiban. Media, mungkin terutama media-media Barat, akan menyebut ini sebagai keajaiban, tapi bagi saya ini bukan keajaiban. Ini buah kerja keras kami,” kata Regragui dalam jumpa pers selepas pertandingan, dikutip Banuaterkini.com, Kamis (15/12/2022).

Lebih lanjut, mantan bek yang 45 kali membela Maroko itu mengaku berkeinginan agar timnya bisa mengambil peran laiknya Rocky Balboa dalam sekuel film Rocky.

Menurut Regragui, Rocky Balboa oleh penonton tidak pernah dianggap melakukan keajaiban tiap kali tokoh yang diperankan oleh Silvestore Stallone itu meraih kemenangan dalam jalan cerita filmnya.

“Penonton pasti menganggap bahwa semua yang diraih Rocky Balboa adalah buah kerja kerasnya. Kami ingin menjadi Rocky Balboa dari Piala Dunia ini,” tegasnya.

Di sisi lain, Regragui menuturkan bahwa Maroko memasuki pertandingan dengan strategi permainan yang jelas, yakni beberapa pilar penting seperti Achraf Hakimi dan Sofiane Boufal harus berjuang lebih keras dalam upaya membongkar pertahanan Portugal.

Di waktu bersamaan, level determinasi yang sama juga dituntut oleh Regragui kepada para pemain Maroko lainnya.

“Betul mereka banyak menekan kami, tapi sama seperti melawan Spanyol, kami juga tidak kebobolan di pertandingan ini,” ujarnya.

“Dengan segala capaian ini saya yakin sekarang kami menjadi tim yang paling disukai dan ditunggu-tunggu penampilannya di Piala Dunia ini,” kata Regragui melengkapi.

Maroko menang 1-0 atas Portugal berkat gol sundulan Youssef En-Nesyri yang melompat tinggi demi membelokkan umpan silang kiriman Yahia Attiyat Allah.

Hasil itu membuat Maroko menorehkan catatan emas sebagai tim benua Afrika sekaligus tim anggota Liga Negara-Negara Arab pertama yang mencapai babak semifinal Piala Dunia.

Sumber: Antaranews.com

Baca Juga :  Meski Imbang Lawan Vietnam, Presiden Jokowi Optimis Timnas Unggul di Leg Kedua

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Berita Terkini

BANNER 728 X 90-rev

You cannot copy content of this page

Apa yang bisa kami bantu?