Jika AHY Jadi Cawapres Ganjar, Ini yang akan Dilakukan Partai Nasdem

Redaksi - Rabu, 14 Juni 2023 | 07:36 WIB

Post View : 120

Ketua DPW Partai Nasdem Jabar Saan Mustopa. Foto: BANUATERKINI/Antara/Republika.co.id © Antara

Laporan: Ariel Subarkah l Editor: Ghazali Rahman

Partai Nasdem dikabarkan memiliki sejumlah langkah politik, jika benar Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan disandingkan dengan Ganjar Pranowo sebagai calon wakil presiden (cawapres).

Bandung, Banuaterkini.com - Ketua DPW NasDem Jabar, Saan Mustopa menanggapi rencana pertemuan antara PDIP dan Partai Demokrat.

Saan berharap tak ada agenda politik saat pertemuan tersebut karena kedua partai sudah memiliki pilihan politiknya masing-masing yang harus dihormati.

Apalagi, kata Saan, pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden hanya tinggal menghitung bulan. Alangkah lebih baik, setiap partai menjaga perasaan partai lain dan tidak saling mengganggu dalam berpolitik.

"Demokrat sudah punya sikap dan pilihan politik, dan PDIP juga punya sikap dan itu berbeda maka penting ditegakkan namanya etika untuk saling menghormati menghargai terhadap sikap dan pilihan politik masing-masing," ujar Saan kepada wartawan di Kantor DPW NasDem Jabar, Kota Bandung, Selasa (13/06/2023).

Menurut Saan, partai hendaknya tidak saling mengganggu apalagi ini pendaftaran calon presiden tinggal berapa bulan lagi. Jadi, kata dia, saling menghormati itu jadi penting dan menjaga perasaan partai itu penting.

Saan berharap rencana pertemuan antara PDIP dan Demokrat hanya berupa ajang untuk menjalin silaturahmi untuk mencairkan suasana dan mewujudkan Pemilu yang damai.

"Namanya pertemuan, komunikasi politik, silaturahmi itu biasa. Semua partai punya komitmen bagaimana Pemilu 2024 berjalan baik dengan kondusif sejuk," kata dia dikutip dari Republika.co.id.

Namun, apabila nantinya AHY dipinang menjadi pendamping Ganjar Pranowo, Saan menilai hal itu merupakan hak dari PDIP dan AHY.

Jika itu terjadi, maka NasDem akan mencari mitra berkoalisi yang baru agar dapat tetap mencalonkan Anies Baswedan selaku Calon Presiden.

"Kalau PDIP akhirnya memutuskan AHY jadi Cawapres ya bagus aja silahkan saja berarti NasDem PKS berpikir ulang untuk mencari mitra koalisi baru agar Capres yang sudah dideklarasikan Anies Baswedan tetap bisa maju," pungkas dia.

Halaman:

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Berita Terkini

BANNER 728 X 90-rev