Penulis sudah memberikan alternatif pilihan agar gabus dapat menjadi ikon pengembangan sentra bisnis, baik untuk konsumsi berupa kuliner yang benar memasak ikan gabus dan added value dalam pembuatan ekstrak albumin dengan kualitas high-profile. Bahkan bisa saja ikan gabus yang bernilai sangat mahal dapat tercipta festival gabus tingkat internasional. Sebab di pulau lain ikan gabus beda kualitas dan juga jarang di konsumsi, meski melimpah jarang dimanfaatkan, demikian juga di Jawa dan Bali. Selama perjalanan di Sulawesi dan Maluku, Nusa Tenggara tidak pernah ada hidangan ikan gabus, tapi ada banyak ikan laut.
Kalsel selalu terlupa untuk jadi terbaik!
Padahal sejak jaman dulu, urang tuha bahari sudah menyindir dalam bentuk sindirian suku Banjar Pahuluan:
lwak saluang dijanari
Panggang haruan di atas bara
Babuih muntung mamadahi
Ditaguk kada diluak kada.
Artinya haruan di jaman lampau dijadikan simbol bahasa untuk memberikan nasihat, namun tak di pakai. Bahkan ada satu peringatan untuk kesehatan:
Gangan haruan santannya Likat (pekat)
Jangan dimakan lawan bilungka (ketimun).